Kamis , Agustus 13 2020
Home / RIAU / Rokan Hilir / Dihadiri Danrem 031/WB,Pemkab Rohil Apel Siaga Karhutla

Dihadiri Danrem 031/WB,Pemkab Rohil Apel Siaga Karhutla

Foto,Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, SE, MHan bersama Bupati Rohil H Suyatno, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, SH, SIK dan Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Agung Rachman Wahyudi, SIP, MPol,saat memeriksa peralatan alat pemadaman kebakaran hutan dan lahan


Rokantimes.co.id– Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, SE, MHan bersama Bupati Rohil H Suyatno, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, SH, SIK dan Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Agung Rachman Wahyudi, SIP, MPol memeriksa kesiapan peralatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir.

Apel kesiapsiagaan penanggulangan karhutla tersebut digelar di Taman Budaya Jalan Kecamatan Komplek Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi, Jumat (10/7/2020).

Dalam kegiatan ini juga hadir Wakil Bupati Drs H Jamiludin, Kajari Rohil Gaos Wicaksono, SH, MH, Pj Sekdakab Rohil HM Job Kurniawan, Ketua Pengadilan Negeri yang diwakili Sondra Mukti, SH dan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan TNI-Polri.

Danrem 031/WB Brigjen M Syech Ismed, mengatakan, di tengah kesibukan menghadapi pandemi Covid-19 ini, dalam waktu dekat menghadapi musim kemarau yang juga memiliki pekerjaan besar, yakni mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau, salah satunya di Rokan Hilir (Rohil).

Danrem menegaskan, melalui apel kesiapsiagaan penanggulangan karhutla hendaknya dapat meningkatkan profesionalisme satgas dalam mengatasi bencana alam yang terjadi di wilayah, khususnya bencana karhutla.

“Penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan bukanlah semata-mata menjadi masalah pemerintah, tetapi merupakan masalah bersama. Harus ditangani secara bersama-sama oleh segenap komponen dan elemen bangsa,” ujarnya.

Dikatakannya, perlu diperhatikan beberapa hal yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan, di antaranya membuka ladang atau lahan pertanian dengan cara membakar hutan, meninggalkan bekas api unggun yang membara di hutan, membuat arang di hutan, membuang puntung rokok sembarangan di dalam hutan dan juga memperhatikan wilayah hutan dengan titik api (hotspot) cukup tinggi, terutama lahan gambut di musim panas dan kemarau yang berkepanjangan,..(dikutip dari riaumandiri.id)

About rokan times

Check Also

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M. Si Menyampaikan 4 Pesan Kepada 45 Anggota DPRD Rokan Hilir

Rokantimes.co.id, Bagan Siapiapi – Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M. Si menyampaikan 4 poin pesan ...