Rabu , Desember 2 2020
Home / Headline / Elpiji Bersubsidi Langka,Dewan Rohil Akan Panggil Disperindag

Elpiji Bersubsidi Langka,Dewan Rohil Akan Panggil Disperindag

Bagan Batu, (rokantimes.co.id) Masyarakat mulai resah karena gas Elpigi tabung 3 Kg mulai sulit didapat, selain mahal juga lebih mahal Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan di Kabupaten Rokan Hilir yang hanya Rp.18.000 / tabung,sekarang dijual di warung eceran dengan harga Rp 27.000 / tabung

Kelangkaan bahan bakar elpiji ini mendapat sorotan dari wakil Ketua DPRD Rohil, Hamzah SH.i MM,Hamzah menyikapi laporan masyarakat terkait langkanya gas elpiji bersubsidi tersebut dengan berjanji akan memanggil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rohil untuk mengkomfirmasi penyebab kelangkaan tersebut.

“Terkait kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg ini, kita akan panggil Diperindag Rohil untuk meminta keterangan apa yang menyebabkan kelangkaan tersebut” Kata Hamzah

Selain itu, Hamzah juga menyoroti adanya informasi  pasokan gas elipiji bersubsidi secara ilegal yang datang dari provinsi Sumatera Utara kewilayah Riau dan begitu juga sebaliknya dari Riau dipasok kewilayah Sumatera Utara

“Informasi yang kami terima dari masyarakat gas elipiji bersubsidi juga ada dipasok dari wilayah provinsi Sumatera Utara kewilayah Riau melalui jalur darat, demikian juga sebaliknya, ini juga akan kita pantau dengan berkoordinasi kepada penegak hukum.” Terangnya

Menurut Hamzah,untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji ini perlu dilakukan investigasi oleh Dinas terkait,khusus diwilayah Bagan Sinembah,kelangkaan sering terjadi mungkin para distributor/agen penyalur ada yang melakukan penyelewengan atau penimbunan sehingga terjadi kelangkaan

“Kita mensinyalir ada penjualan gas elpiji ini keluar daerah penyaluran yang sudah diatur sehingga sering terjadi kelangkaan” Katanya lagi.

Politisi Partai Hanura ini juga menilai lemahnya pengawasan dari pihak terkait hisa menjadi penyebab sering terjadi kelangkaan menurutnya pengawasan penyaluran dari agen / distributor harus diawasi karena rentan terjadi kecurangan sehingga menyebabkan melambungnya harga hingga jauh melebihi HET

“Kita heran, kenapa bisa langka padahal kuota, kebutuhan daerah selama ini sudah normal, makanya perlu kita panggil intasi terkait untuk mengetahui apa yang menjadi penyebabnya” Katanya

Disisi lain warga Bagan Batu, Yana. (45) yang berprofesi sebagai pedagang makanan mengeluh karena kesulitan mendapat gas elpiji 3 Kg untuk kebutuhan sehari-hari

“harganya naik terus naik pak,kita harus cari kelililing warung penjual eceran itupun sulit didapat,sering kosong barangnya” katanya kepada wartawan. (ist )

About rokan times

Check Also

Ucapkan Selamat Hari Guru, CAMAR Akan Berikan Dana Insentif Guru Honor dan Guru Agama

BAGANSIAPIAPI-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra Andika, SH. dan Muhammad Rafik, S.Ag. ...