Selasa , Desember 1 2020
Home / Headline / ICMI Rohil Adakan Workshop Sektor Hilir Budi Daya Ikan Lele Dengan Teknologi

ICMI Rohil Adakan Workshop Sektor Hilir Budi Daya Ikan Lele Dengan Teknologi

Foto : Ketua ICMI Rohil dr. Suratmin, Camat Bagan Sinembah Sakinah S. STP., Msi, Narasumber pemerhati ekonomi dari Pekan Baru dan Ketua ICMI Bagan Sinembah Sahabul Huda alias Arjuna saat menunjukkan hasil pengelolaan dari bahan ikan lele.

Rokantimes.co.id, Bagan Batu – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Rokan Hilir mengadakan Workshop dengan tema ‘Membangun Sektor Hilir Budi Daya Ikan Lele Dengan Teknologi’ guna menambah penghasilan Masyarakat dalam pengelolaan budi daya ikan lele.

Ketua ICMI Kabupaten Rokan Hilir, dr. Suratmin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama ini ICMI Rohil telah melakukan budi daya ikan lele secara bioflog dan bahkan sudah dipasarkan ke beberapa daerah untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat.

“Selama ini Kita telah membudidayakan ikan lele, dan ternyata ikan lele selain menjadi kebutuhan lauk pauk Masyarakat, ikan lele juga dapat di manfaatkan atau dikelola menjadi berbagai jenis makanan lainnya seperti abon, kerupuk, nugget, bakso dan lain-lain, ikan lele ini banyak mengandung kalori dan protein albumen, jadi sangat bagus untuk di konsumsi,” kata Ketua ICMI Rohil dr Suratmin dalam sambutan pada acara workshop di jalan Sisingamangaraja, Kepenghuluan (Desa) Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir pada hari Sabtu (06/10/2018).

Suratmin kemudian menerangkan bahwa dengan adanya kalori dan protein albumen yang terkandung di dalam ikan lele tersebut, maka dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya untuk mempercepat penyembuhan luka pada tubuh manusia.

“Jadi ikan lele ini sangat bagus untuk dikonsumsi oleh semua orang, dan dapat mempercepat mengeringkan luka pada tubuh kita,” terang dr. Suratmin.

Beliau juga berpandangan bahwa disaat kondisi anggaran Daerah yang sedang defisit seperti saat ini tentu berpengaruh pada keuangan, untuk itu pengelolaan ikan lele disektor hilir ini adalah salah satu upaya untuk menambah penghasilan Masyarakat.

“Disaat kondisi seperti ini (anggaran Daerah yang sedang defisit) kita harus berkarya dan berinovatif dalam menciptakan sesuatu yang berharga dan menghasilkan salah satunya pengelolaan ikan lele ini,” terang Suratmin.

Dan dr Suratmin juga berharap kepada Pemerintah untuk dapat mendukung pengelolaan budidaya ikan lele ini sebagai sektor hilir dengan teknologi yang saat ini dilakukan oleh ICMI.

“Kami berharap Pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap pengelolaan budidaya ikan lele ini,” harapnya.

Camat Bagan Sinembah, Sakinah, S. STP., Msi mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya pengelolaan pada sektor hilir budi daya ikan lele yang dilakukan oleh ICMI ini, dan bahkan Camat mengaku Pihaknya saat ini juga gencar melakukan pembinaan terhadap Desa-desa untuk menggali potensi yang ada.

“Dan saat ini masing-masing Desa sudah memiliki produk unggulan yang dikelola oleh Bumkep (Badan Usaha Kepenghuluan, Red),” terang Sakinah dengan menjelaskan produk unggulan masing-masing Desa di Kecamatan Bagan Sinembah.

Tambahnya lagi, dengan adanya pengelolaan sektor hilir budi daya ikan lele ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi Masyarakat khususnya anggota ICMI dan potensi yang ada tersebut perlu digali terus dengan penuh perjuangan.

Pada acara workshop tersebut Panitia workshop sengaja mengahadirkan Narasumber pemerhati ekonomi dari Pekan Baru yakni, Zairman Zabir dan Miskia dengan dihadiri puluhan Pembudi daya ikan lele yang tergabung dalam laskar ikan lele. (Red)

About rokan times

Check Also

CAMAR Unggul Versi Polling Media Online Riau24Jam.com

CAMAR unggul dalam polling Riau24jam.com ROKAN HILIR-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra ...