Selasa , Desember 1 2020
Home / Headline / Petani KUD Subur Makmur Mampu Hasilkan Semangka 15 Ton Perhektar Di Lahan PSR

Petani KUD Subur Makmur Mampu Hasilkan Semangka 15 Ton Perhektar Di Lahan PSR

Foto : Maryanto saat menunjukkan buah semangka non biji yang belum di panen di lahan PSR.

Rokantimes.co.id, Bagan Batu – Petani kelapa sawit di Kepenghuluan (Desa) Suka Maju (Paket A) Kecamatan Bagan Sinembah, Kliwon (54) memanfaatkan lahan untuk tumpang sari di lokasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan menanami buah semangka dan telah mampu menghasilkan 15 ton buah semangka perhektar dalam jangka waktu 2 bulan.

“Penanaman hingga masa panen ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan, dan alhamdulillah dapat 15 ton,” kata Kliwon pada hari Selasa (25/09/2018).

Di sampaikan Kliwon lagi, bahwa sistem penanaman semangka ini memang tidak mudah, tidak seperti tanaman lainnya, sebab tanaman semangka ini butuh perawatan intensif serta butuh perawatan yang maksimal, jika tidak paham bisa fatal dan mengalami kerugian dan harus tahu ilmunya serta memilik pengalaman.

Kliwon juga menyebutkan bahwa tanaman semangka yang ditanam dilahan replanting seluas 1 hektar miliknya tersebut ada tiga jenis semangka yakni, semangka inol, semangka non biji dan semangka biji, dan untuk semangka non bijilah kata Kliwon yang butuh skil yang mumpuni.

Dikatakannya lagi bahwa jenis semangka non biji dan semangka biji beratnya bisa mencapai 10 sampai 15 kg jika tidak terganggu cuaca maupun hama, dan untuk semangka inol berkisar 4 sampai 6 kg dan itu juga tergantung cuaca.

Petani lainnya, Maryanto Warga Paket A juga memanfaatkan lahan di lokasi PSR dengan menanami tanaman jagung bisi 2, dan dalam perhektarnya juga mampu menghasilkan 4 ton perhektarnya dengan waktu kurang lebih 3 bulan.

Alhamdulillah dengan tanaman tumpang sari seperti ini bisa mengganti penghasilan sawit selama proses replanting dan hasilnya juga imbang dengan penghasilan sawit,” kata Maryanto.

Maryanto mengaku, penjualan harga jagung yang sudah kering bisa laku mencapai Rp. 3.500,- sampai Rp. 4.000,- perkilonya dan untuk tanaman jagung ini lebih mudah dibanding tanaman lainnya seperti semangka maupun cabe.

Maryanto yang juga selaku sekretaris KUD Subur Makmur ini mengatakan bahwa Dia kan mencoba menanam cabe setelah tanaman jagung ini, sebab menurutnya hasilnya juga lebih besar dari jagung. (Red)

About rokan times

Check Also

CAMAR Unggul Versi Polling Media Online Riau24Jam.com

CAMAR unggul dalam polling Riau24jam.com ROKAN HILIR-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra ...