Sabtu , November 28 2020
Home / Headline / Dua Puluh KK Tidak Ada Akses Jalan, Lurah Mediasi Warga Dan Pemilik Tanah

Dua Puluh KK Tidak Ada Akses Jalan, Lurah Mediasi Warga Dan Pemilik Tanah

Foto : Lurah Bagan Batu Kota Riwansyah, S. STP, Panit Intel Xibung, Bhabinkamtibmas Bripka. Sujarwo, Warga dan Pemilik tanah Maruli Cs saat pertemuan di Kantor Lurah Bagan Batu Kota.

Rokantimes.co.id, Bagan Batu – Akibat diportalnya akses penghubung kepemukiman Warga oleh Pemilik tanah, sebanyak 20 (dua puluh) Kepala Keluarga (KK) di RT 02, RW 09 Jl. Piere Tendean, Kelurahan Bagan Batu Kota yang berada persis dibelakang Ruko ACC dan Ruko Nauli di Jl. Jenderal Sudirman mengadu ke Lurah Bagan Batu Kota.

Guna menyelesaikan persolan tersebut, Lurah Bagan Batu Kota Riwansyah Azhari, S. STP memanggil sejumlah Warga dan Pemilik tanah yakni Ruko Nauli (Maruli Tua Simatupang) Cs guna dilakukan mediasi untuk menyelesaikan jalan keluar atau solusi penyelesaian.

Foto : Warga berfoto di Portal yang menutup Akses jalan ke pemukiman.

Pemasangan portal tersebut dilakukan sejak sebulan lalu dan bahkan sudah beberapa kali dilakukan mediasi oleh Lurah di lokasi antara Warga dan Pemilik tanah, namun tak kunjung ada titik terang dan akhirnya di lakukan mediasi kembali di Kantor Kelurahan Bagan Batu Kota pada hari Jumat (21/09/2018).

Pantauan di lokasi, dalam pertemuan kedua Pihak yang turut dihadiri Kapolsek Bagan Sinembah yang diwakili Panit. Intel Ipda Xibung dan Bhabinkamtibmas tersebut sempat terjadi negosiasi yang alot dan tak kunjung ada penyelesaian dan akhirnya akan dilanjutkan pada Jum’at depan.

Hal itu dikarenakan ada salah satu Pihak pemilik tanah yang tidak berada di tempat dan hanya perwakilan, sehingga belum ada keputusan bersama, dan sesuai kesepakatan bersama, sampai minggu depan (Jum’at) portal untuk sementara dibuka, namun jika tak ada solusi, sebanyak 20 KK itu bakal terkurung bak dipenjara jika tak ada Jalan.

Sebelumnya dalam pertemuan antara  Lurah, Bhabinkamtibmas dan kedua belah Pihak, menyebutkan bahwa Pemilik tanah telah memberikan jalan setapak (sementara)  dengan lebar 70 centi meter dengan panjang kurang lebih 100 meter ke akses pemukiman Warga, namun terhadap hal itu, Warga tak menyepakati atau kurang menerimanya.

Lurah Bagan Batu Kota Riwansyah mengatakan, jalan akses penghubung ke pemukiman warga tersebut memang bukan jalan umum melainkan tanah milik pribadi dan sampai saat ini tidak ada status nama jalan tersebut.

“Namun di sini kita hanya memediasi jalan terbaiknya, supaya ada jalan keluarnya,” kata Lurah Riwansyah.

Dengan demikian Lurah tetap akan berupaya mencari jalan keluarnya supaya tidak ada yang dirugikan maupun diuntungkan dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Mereka sama-sama Warga Kita, dan Kami akan melayani dan mengayomi Masyarakat untuk yang terbaik,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Pemilik Ruko Nauli selaku Pemilik tanah mengaku selama ini tidak ada akses jalan resmi dan melainkan tanah pribadinya.

“Selama ini Warga numpang dan Kami juga tidak mempermasalahkannya, namun paling tidaknya mereka harus permisi dengan Kami,” katanya.

Pada kesempatan itu, Maruli Cs juga sudah memberikan jalan yang cukup untuk lewat Orang dan bahkan pada pertemuan itu Maruli Cs menambah lebar lagi dengan lebar 1,20 meter atau cukup untuk akses becak akan tetapi sifatnya sementara.

Tetapi Beberapa Warga pada pertemuan tersebut memohon kepada Maruli agar memberikan jalan untuk akses keluar masuk Warga yang berada di belakang ruko secara permanen dan menurutnya Warga yang tinggal dilokasi tersebut sudah sekitar 30 tahun lamanya. (***Red)

About rokan times

Check Also

Cutra Andika, SH. Yakin Masyarakat Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya, Balai Jaya dan Simpang Kanan Bersatu Memenangkan CAMAR

Cutra Andik, SH bersama Masyarakat Bagan Sinembah ROKAN HILIR-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut ...