Minggu , November 29 2020
Home / Headline / Caleg Partai Hanura Rohil tandatangani deklarasi ikrar anti politik uang dan transaksional

Caleg Partai Hanura Rohil tandatangani deklarasi ikrar anti politik uang dan transaksional

Ketua DPC Hanura Rohil Cutra Andika SH,membacakan deklarasi Anti politik uang dan transaksional didampingi pengurus partai,Rabu (20/9/2018)

Bagan Siapiapi (rokantimes..co.id)
Calon Anggota legislatif Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD Kabupaten Rokan Hilir dan Caleg DPRD Propinsi Riau menandatangani ikrar deklarasi anti politik uang dan Transaksional,sebagai komitmen untuk menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas

Pembacaan deklarasi dan Penandatangan ikrar anti politik uang dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan Satuan Tugas Anti Politik Uang (SAPU HANURA) DPC Partai Hanura Rohil Kamis (20/9/18) digedung Hanguditomo Bagan Siapiapi Rokan Hilir

Acara deklarasi yang dibuka oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir Drs. Ferry H Parya dengan memukul gong sebanyak 13 kali menandakan nomor urut partai hanura tersebut dihadiri juga oleh Ketua Bawaslu Rohil Syahyuri SH.i bersama komisioner Bawaslu Rohil dan Komisioner KPU Rohil

Sebanyak 45 Calon legislatif DPRD Rohil dan 7 Caleg DPRD Riau secara bersama sama membacakan ikrar anti politik uang dan transaksional serta membubuhkan tanda tangan dipapan ikrar yang disaksikan oleh Ketua DPD Hanura Riau Dr Agus Widayat MM,Tokoh masyarakat,Lembaga Swadaya Masyarakat,Para Pengurus dari berbagai Partai Politik yang hadir serta Seluruh Pengurus Partai disemua tingkatan se Kabupaten Rokan Hilir

Ketua DPC Rohil Cutra Andika SH langsung melantik Tim Satuan Tugas SAPU Hanura Rohil sebanyak 18 personil yang telah diberikan SK Kepengurusan untuk segera melaksanakan tugas dimasing wilayah Kecamatan masing masing

Dalam sambutanya Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Rokan Hilir Cutra Andika, SH mengatakan bahwa dibentuknya SAPU Hanura ini berlajar dari kondisi objektif pada Pemilu sebelumnya. Dimana, banyak ditemui pada Pemilukada maupun Legislatif Masyarakat yang sudah pragmatis dan sudah terjebak dalam politik praktis, politik uang dan transaksional lainnya.

Cutra Andika juga menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan perundangan yang sudah tegas mengatur tentang larangan politik uang dan transaksi lainnya, ditambah lagi KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) juga tegas dalam menegakkan aturan tersebut, maka untuk itu Partai Hanura menginisiasi terbentuknya lembaga pengawasan yaitubSatgas politik uang Hanura.

Cutra juga menegaskan,kepada semua Calon Legislatif (Caleg) Partai Hanura yang sudah berkomitmen untuk tidak melakukan praktek politik uang dan jika ada yang kedapatan melakukanya,maka Partai Hanura tidak akan membantu kader tersebut apabila terjerat hukum

Selain itu, Cutra berharap kepada Satgas yang sudah dilantik untuk bisa bekerja maksimal dalam melakukan pengawasan partisipatif,investigasi dan pelaporan sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya praktek  money politic

Sejalan dengan itu Ketua Satgas SAPU Hanura, Nanda Rizky Rilandi, SH mengaharapkan agar Caleg Partai Hanura yang dapat berpartisipasi untuk membangun tradisi politik yang benar agar dapat menciptakan Pemilu yang bersih dan dapat mengubah mindset Masyarakat.

Kita akan bekerja bersama Tim agar Pemilu 2019 ini bisa bersih, Kita akan buka posko di setiap daerah pemilihan, agar masyarakat yang mengetahui adanya praktek politik transaksional dapat dengan mudah melaporkanya kepada tim untuk kemudian ditindaklanjuti kepada institusi terkait.

Sementara Ketua Bidang Organisasi DPC Rohil Habib Gultom,mengatakan dibentuknya tim Sapu Hanura ini sebagai komitmen yang dibangun oleh partai untuk mendukung upaya pemerintah melalui Badan Pengawas Pemilu untuk menciptakan Pemilu yang berintegritas

Tradisi perpolitikan yang melakukan praktek politik transaksional dinegeri ini harus kita rubah,berkaca dari kondisi yang terjadi bahwa praktek politik transaksional sangat merugikan masyarakat,para pelaku politik uang mengiming imingi rakyat dengan pemberian uang,beras dan sembako dan bentuk lainya untuk mempengaruhi pemilih,terbukti telah merusak tatanan demokrasi yang berdampak buruk bagi masyarakat.

“Kita berharap ini juga dilakukan oleh partai politik lainya sebagai upaya saling menjaga sehingga tercipta politik yang bersih jujur dan adil,saya juga mengajak seluruh kader partai dan masyarakat simpatisan partai untuk berpartisipasi dalam pengawasan praktek money politik” Terangnya

(***Red/tom)

About rokan times

Check Also

CAMAR Unggul Versi Polling Media Online Riau24Jam.com

CAMAR unggul dalam polling Riau24jam.com ROKAN HILIR-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra ...