Rabu , April 21 2021
Home / Headline / Indra : KPPS Jaga Netralitas, Atau Akan Diberikan Sanksi Kode Etik

Indra : KPPS Jaga Netralitas, Atau Akan Diberikan Sanksi Kode Etik

Foto : Ketua PPK Kecamatan Bagan Sinembah Indra Kurniawan Akbar (nomor tiga dari kanan) saat foto bersama dengan Camat Bagan Sinembah dan Anggota PPK serta Panwascam.

ROKANTIMES.co.id, Bagan Batu –Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Bagan Sinembah Indra Kurniawan Akbar meminta kepada seluruh Panitia Penyelenggara Pemilu baik PPS Kepenghuluan maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tetap menjaga Netralitas.

“Jika terbukti, itu ada sanksinya karena itu sudah melanggar kode etik” ungkap Ketua PPK Bagan Sinembah Indra Kurniawan Akbar kepada awak media Ahad 24/06/2018.

Disampaikan Indra, Dirinya juga mengaku sudah mewanti-wanti dan menyampaikan himbauan kepada seluruh PPS yang ada di wilayah kerja PPK Bagan Sinembah, dan jika terbukti bersalah pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Pengawas Pemilu.

“Kita saat ini membawahi 34 PPS dan 266 KPPS se Bagan Sinembah,” ungkap Indra.

Dikatakannya lagi bahwa saat ini KPPS sedang melakukan tahapan yakni menyalurkan undangan kepada Calon Pemilih yang terdaftar di DPT atau disebut formulir model C6- KWK.

“Jadi kita harapkan juga H-1 C6 KWK atau undangan tersebut harus sudah sampai ke tangan Warga atau Peserta Pemilih yang terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap, Red),” terangnya.

Ditegaskan Indra lagi, jika ditemukan Panitia yang tidak netral atau berpihak ke salah satu Paslon maka Warga atau Siapapun dapat melaporkannya ke Panwas yang ada dan nantinya akan diproses sesuai aturan.

“Maka dari itu jangan bermain-main, suksesnya Pilgubri ini tergantung dari kita dan jangan sampai kita nodai kepercayaan ini,” tegas Indra lagi.

Kemudian terkait tentang penggunaan KTP-El atau suket bagi Calon Pemilih dalam angka 2 huruf b SE 574 disebutkan bahwa Pemilih yang terdaftar di DPT tidak menunjukkan KTP-El atau Suket diperbolehkan menggunakan hak pilihnya dengan ketentuan Petugas KPPS memastikan bahwa formulir C6 KWK yang dibawa  sesuai dengan Pemilih yang bersangkutan.

“Artinya tak bawa KTP-El atau Suket tetap boleh memilih dengan ketentuan yang diatur dalam SE 574 ini,” jelasnya.

Terakhir Ia berpesan kepada Seluruh Warga yang sudah mendapat undangan dengan model C6 KWK diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya nanti ke TPS pada tanggal 27 besok.

“Dan yang belum mendapat undangan supaya dapat segera melapor ke KPPS dan jangan sampai Golput,” pesan Indra. (Sela)

About rokan times

Check Also

Penerima Vaksin Tak Perlu Swab Lagi, Menkes Buka Opsi Vaksin Covid-19 Mandiri

JAKARTA, rokantimes.co.id Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah membuka opsi vaksinasi Covid-19 mandiri. Namun, ...