Kamis , Agustus 13 2020
Home / Headline / Bah… Ternyata Haloho dibunuh Istrinya Sendiri

Bah… Ternyata Haloho dibunuh Istrinya Sendiri

 

Barang bukti yang digunakan Pelaku menghabisi nyawa Korban

BAGANBATU (rokantimes.co.id) Mesteri pembunuhan Mangandar Tua Haloho alias Pak Coky (41) warga Simaholder Bagan Batu Barat, Kecamatan Bagan Sinembah langsung terungkap, dalam hitungan jam, tim unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah berhasil mengungkap pelaku pembunuhan.

Dari penyelidikan dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap Istri korban akhirnya terungkap bahwa pelaku pembunuhan korban yang tidak lain adalah istrinya sendiri M. Br. Nababan Alias Martha (34).

Kapolres Rokan Hilir AKB. Sigit Adiwuryanto, SiK., MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol. Vera Taurensa, SS., MH, Senin (18/6/18) sore menjelaskan, dari hasil olah TKP ditemukan beberapa petunjuk bahwa peristiwa pembunuhan korban dilakukan di rumah korban sendiri.

“Dari hasil olah TKP ditemukan ada bercak darah di dalam kamar, ruang depan rumah dan dari hasil olah TKP dengan keterangan istrinya (pelaku, Red) tidak singkron, pada saat dilakukan pemeriksaan awal pelaku sempat tidak mengakui perbuatanya,” ungkap Kompol. Vera.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif dengan pertanyaan sesuai fakta di TKP, akhirnya istri korban Marta mengakui bahwa pelakunya adalah dirinya sendiri yang menghabisi nyawa suaminya itu.

Kepada polisi Martha mengakui membunuh suaminya dengan cara memukul kepala bagian belakang suaminya yang saat dalam posisi tidur telungkup di atas kasur mengunakan palu atau martil besi sebanyak tiga kali.

Korban yang merasakan kesakitan korban sempat bergerak tetapi dengan sigap pelaku berlari ke arah garasi rumah untuk mengambil sepotong kayu broti dan memukul lagi kepala dan wajah korban sehingga korban tidak bergerak lagi, setelah itu pelaku menarik tubuh korban ke garasi mobil.

“Pelaku mencuci tempat tidur, bantal, dan mengepel lantai yang ada bercak darah korban, setelah itu pelaku mengganti pakaian lalu pelaku mengeluarkan korban ke teras rumah dan kemudian pelaku memanggil tetangga,” jelas Kompol Vera.

Dari TKP tersebut polisi juga turut serta mengumpulkan Barang Bukti yang digunakan pelaku menghabisi korban yakni 1 (satu) Kayu Papan Yang Ada Bercak Darah, 1 (satu) Palu Besi dan beberapa barang bukti lainya seperti 2 (Dua) Bantal Guling Bercak Darah, 1 (satu) Bantal Papan, 1 (satu) Seprai Matras Yang Basah Warna Merah Motif Arsenal, 1 (satu) Karpet Warna Hitam, 1 (satu) Kain Pel Dengan Gagang Dari Kayu, 1 (satu) Potong Jerigen Warna Merah Bekas Oli, 1 (satu) Helai Celana Ponggol Warna Abu Abu Motif Kotak Kotak Kecil, 1 (satu) Helai Baju Warna Hijau Bertuliskan Sheep, 1 (satu) buah Handuk Warna Putih ada Bercak Darah, 1 (satu) Buah Kemeja Lengan Pendek Motif Garis-garis Warna Abu Abu, 1 (satu) Buah Celana Ponggol Warna Biru dan 1 (satu) Sandal Swallow Warna Putih yang Bercak Darah.

Kompol Vera menjelaskan motif pembunuhan tersebut karena sakit hati, karena pelaku sering dianiaya korban “motifnya karena pelaku sakit hati karena sering dianiaya korban” Terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mangandar Tua Haloho alias Pak Coky (41) warga Sima Holder Bagan Batu Barat, Kecamatan Bagan Sinembah-Rohil, ditemukan tewas bersimbah darah pada Senin pagi (18/6/18) sekira pukul 05.00 Wib. (red)

About rokan times

Check Also

Cegah Penyebaran Covid-19, UPIKA Kecamatan Bagan Sinembah Lakukan Rakor

UPIKA Bagan Sinembah Rokantimes.co.id, Bagan Batu – Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah hari ini menggelar Rapat ...