Sabtu , Desember 5 2020
Home / Headline / Warga Ancam Bakar Tempat Pengelolaan Pupuk Kandang

Warga Ancam Bakar Tempat Pengelolaan Pupuk Kandang

Foto : Tempat Pengelolaan Pupuk Kandang

ROKANTIMES.co.id, Bagan Sinembah – Warga Dusun Simpang Pujud, Kepenghuluan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir ancam bakar gudang usaha pengolahan pupuk kompos yang berbahan dasar kotoran hewan ternak. Pasalnya, akibat dari pengolahan pupuk tersebut audah mencemari udara sekitar, ironisnya lagi, lokasi pengolahan pupuk tersebut, berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

Menurut informasi yang dihimpun awak media, masyarakat memberi tenggang waktu 3 x 24 jam agar usaha pengolahan pupuk tersebut di pindahkan dan dengan tegas, warga mengancam akan berbuat anarkis bahkan akan membakar lokasi tersebut.

Pantauan wartawan di lokasi, aroma tak sedap langsung menyengat ketika wartawan hendak mengkonfirmasi warga yang rumahnya tak jauh dari tempat tersebut.

Salah satu Tokoh Masyarakat Simpang Pujud, St. J. Marbun yang dikonfirmasi di kediamannya pada Senin (12/02/2018) siang, mengatakan bahwa masyarakat sudah melayangkan surat keberatan kepada pelaku pengolahan pupuk tersebut. Namun, hingga kini tidak juga ditanggapi.

“Dan tadi kami ke kantor Desa, minta pihak Desa memanggil pemilik usaha itu, tapi tidak bisa datang, alasannya lagi ke luar negeri,” jelasnya merasa kesal.

Dikatakannya, warga yang sudah tidak tahan terhadap aroma tak sedap hasil pengolahan pupuk tersebut, dengan tegas mengancam akan berbuat anarkis jika dalam waktu 3 x 24 jam tidak dipindahkan. “Ini serius, kami tidak main-main, akan kami bakar itu. Kalau ada itikad baik, silahkan pindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman,” ancamnya lagi.

Datuk Penghulu Bahtera Makmur, Narso yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Agus Harianto membenarkan keluhan masyarakat tersebut.

Dan pada Senin pagi, masyarakat juga datang ke kantor Desa terkait permasalahan tersebut, namun pemilik usaha tidak hadir dengan alasan pergi keluar negeri.

Sementara itu, salah satu pekerja di tempar pengolahan pupuk kotoran hewan ternak tersebut yang dikonfirmasi di lokasi, G. Manullang mengatakan bahwa atas perintah pemilik, pengolahan pupuk tersebut akan segera dikosongkan dalam waktu yang sudah diminta masyarakat. “Iya, kami sudah mulai beres-beres agar pupuk ini langsung dibawa ke ladang bos,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa usaha pengolahan pupuk kotoran hewan ternak tersebut bukan untuk diperjualbelikan, namun hanya digunakan untuk lahan sawit pemilik pengolahan pupuk tersebut. “Enggak dijual ini bang, ini hanya untuk digunakan di ladang bos itu,” terangnya lagi. (iws)

About rokan times

Check Also

CAMAR Akan Berikan Dana Insentif Bagi Nazir Masjid/Mushola, Pengurus Rumah Suluk, Pengurus Gereja, Pengurus Vihara dan Pengurus Rumah Ibadah Yang Ada di Rohil

RIMBA MELINTANG-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra Andika, SH. dan Muhammad Rafik, ...