Sabtu , Desember 5 2020
Home / Headline / Semenisasi Di Pasir Putih Utara Bila Tidak Diperbaiki, Maka Akan Masuk Ke Ranah Hukum

Semenisasi Di Pasir Putih Utara Bila Tidak Diperbaiki, Maka Akan Masuk Ke Ranah Hukum

 

Foto : Semenisasi yang baru selesai di Kepenghuluan Pasir Putih Barat sudah sempal pada sudut.

ROKANTIMES.co.id, Balai Jaya – Terkait adanya kegiatan pembangunan semenisasi di Komplek perumahan karyawan PKS (Pabrik Kelapa Sawit) PT. PN (Perkebunan Nusantara) V Tanah Putih, Kepenghuluan Pasir Putih Utara, Kecamatan Balai Jaya, yang mana proses pembangunan tersebut di duga tidak memenuhi standar.

Bangunan semenisasi tersebut membuat Masyarakat setempat merasa tidak terima dengan kuwalitas bangunan yang baru dua minggu selesai di kerjakan tetapi sudah rusak, dan ini diduga karena disebabkan campuran material dan semen yang tidak sesuai.

Akibatnya, kuwalitas bangunan tidak bagus, sehingga hampir disetiap sepanjang semenisasi, cor-coran yang sudah mengering gampang hancur atau kropos.

“Ini baru dua minggu bang bangunannya, sudah seperti pasir kembali seperti semula, bagaimanalah ini bangunan seperti ini,” kata Safaruddin, salah satu Warga perumahan karyawan PKS PT. PN V Tanah Putih.

Menyikapi permasalahan tersebut, Camat Balai Jaya, Samsuir S. Pd ketika di konfirmasi, Senin (19/02/2018) mengatakan akan menegur serta menyurati Pjs (Pejabat Sementara) Penghulu Pasir Putih Utara, guna mempertanggung jawab kan permasalahan tersebut.

“Kita akan surati terlebih dahulu agar Pjs penghulu bertanggung jawab, dan melakukan perbaikan ulang, dan kita mintak pertanggung jawapannya dalam bentuk berapa lama ia (Pjs Penghulu, red) melakukan perbaikan hal tersebut,” Kata Camat.

Camat menambahkan, bahwa apabila sudah di surati, namun tidak juga di indahkan oleh PJs Penghulu, maka akan di selesaikan pada jalur hukum, sebab jika memang tidak ada tindakan oleh PJs penghulu, dalam artian Pjs penghulu tutup mata.

“memang niat baiknya dia untuk memperbaiki itu ada, tapi saya buat perjanjian, kemudian dalam perbaikan itu juga harus di kasih tenggang waktu kesanggupannya, seperti satu bulan, dua bulan, namun kalau tidak selesai berhadapan dengan hukum aja,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Mulyadi Masri juga mengatakan, bahwa untuk perbaikan ulang bangunan semenisasi itu, harus benar-benar di laksanakan dan tidak hanya manis di mulut saja, “harus itu, jangan hanya janji dan manis di mulut saja, kalau tidak juga diindahkan maka urusannya sama hukum,” terangnya. (iws)

About rokan times

Check Also

CAMAR Akan Berikan Dana Insentif Bagi Nazir Masjid/Mushola, Pengurus Rumah Suluk, Pengurus Gereja, Pengurus Vihara dan Pengurus Rumah Ibadah Yang Ada di Rohil

RIMBA MELINTANG-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra Andika, SH. dan Muhammad Rafik, ...