Minggu , November 29 2020
Home / Headline / Minta Bangun Plasma dan CSR Yang Transparans, PT. Salim Ivo Mas Pratama Kebun Balam Estate Didemo Warga Karya Jaya

Minta Bangun Plasma dan CSR Yang Transparans, PT. Salim Ivo Mas Pratama Kebun Balam Estate Didemo Warga Karya Jaya

Foto : Puluhan Warga Dusun Karya Jaya, Balam 31, Kepenghuluan Balam Sempurna saat melakukan aksi demo ke Perkebunan Balam Estate PT. SIMP

ROKANTIMES.co.id, Bagan Batu – Sebagai bentuk kekecewaan Warga Masyarakat Dusun Karya Jaya, Balam 31, Kepenghuluan Balam Sampurna, Kecamatan Balai Jaya melakukan aksi demo ke Perkebunan Balam Estate PT. Salim Ivo Mas Pratama, Senin 19/02/2018.

Riwandi Sipahutar selaku Kordiantor aksi tersebut menyampaikan, aksi ini dilakukan karena Pihak Perusahaan Perkebunan Balam yang beroperasi di Kepenghuluan Balam Sempurna tidak pernah menyalurkan CSR (Corporate Social Responsibility atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) kepada warga masyarakat khususnya dusun Karya Jaya balam 31, dan kalaupun ada tidak berdampak pada masyarakat dibandingkan untung yang diperoleh perusahaan, “sejak tahun 85 saya di sini, tidak pernah merasakan yang namanya CSR dari kebun Balam PT. SIMP ini,” kata Riwandi Sipahutar.

Riwandi mengungkapkan, bahwa aksi ini juga sebagai bentuk kekesalan warga terhadap perusahaan yang tidak memberikan kompensasi terhadap warga yang setiap hari menghirup debu, “kami setiap hari menghirup debu, seisi rumah semua pun berdebu, tentu ini kesehatan kami pun terganggu,” katanya.

Riwandi pada kesempatan ini juga menyampaikan, bahwa masyarakat Dusun Karya Jaya ingin diperhatikan dan dipenuhi tuntutan yang di ajukan Masyarakat.

Adapun tuntutan yang disampaikan warga Dusun Karya Jaya yakni, Penyaluran CSR secara transparan bila itu ada, Sesuai Perda no. 8 tahun 2014 pasal 19 ayat 3 dan 4 yang isinya, perusahaan lebih memprioritaskan penerimaan tenaga kerja lokal dan sekurang kurangnya 60 persen dari jumlah tenaga kerja yang diterima.

“Sesuai amanat Undang-Undang nomor 18 tahun 2004 tentang Perkebunan, Perusahaan perkebunan inti diwajibkan membangun plasma dengan menyisihkan 20 persen luas HGU perusahaan,” ungkap Riwandi.

Sementara itu, Manager perkebunan Balam Estate  PE. Napitulu melalui Askep SR. Sitanggang ketika dikonfirmasi mengaku Pihak Perusahaan sudah melaksanakan kewajibannya menyalurkan CSR kepada Warga Masyarakat, “kegiatan sosial seperti operasi katarak, menyekolahkan anak kurang mampu dan perbaikan serta penyiraman jalan sudah kita lakukan, dan kalaupun ada pengajuan proposal untuk kegiatan, kita juga bantu,”kata Sitanggang dilokasi.

Pantauan awak media di lokasi, aksi demo ini dilakukan di palang pintu masuk perkebunan Balam Estate PT. SIMP Km 31. Puluhan warga dusun Karya Jaya dengan menggunakan kendaraan terbuka dan roda dua memblokir pintu masuk ke perkebunan. Aksi tersebut sempat bersitegang dengan keamanan kebun disaat dilakukan pembakaran ban oleh warga.

Aksi demo ini dimulai pukul 10.00 wib dan berakhir pukul 12.00 wib dengan dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian polsek Bagan Sinembah karena tidak memiliki izin untuk aksi tersebut dan wargapun membubarkan diri secara damai. (PS)

 

About rokan times

Check Also

CAMAR Unggul Versi Polling Media Online Riau24Jam.com

CAMAR unggul dalam polling Riau24jam.com ROKAN HILIR-Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir Nomor Urut 1 Cutra ...